Manfaat Tumbuhan Paku untuk Kehidupan Manusia

Jika dikaitkan dengan masalah kesehatan, mungkin belum banyak yang mengetahui manfaat tumbuhan paku secara rinci. Dengan kata lain tumbuhan ini masih sering dianggap tumbuhan hama (gulma) yang kerapkali merugikan tumbuhan lain. Namun terlepas dari semua itu tumbuhan paku memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Tumbuhan yang juga sering disebut pteridophyta ini termasuk organisme fotoautotrof yang mampu memproduksi makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Tumbuhan paku mudah sekali tumbuh ditempat yang bersifat higrofit atau lembab dan hidrofit atau tempat yang mengandung banyak air. 


Selain ditempat lembab dan berair, tumbuhan paku kerap kita jumpai di permukaan batu dan menumpang pada tumbuhan lain (epifit), misalnya di kulit pohon-pohon besar. Ada 2 jenis tumbuhan paku yang biasa tumbuh di tanah yaitu tumbuhan paku tiang atau Alsophila Glauca dan tumbuhan paku splir atau disebut Adiantum Cuneatum. Sementara tumbuhan paku yang hidup di air juga ada 2 jenis yaitu Salvinia Natans dan Azolla Pinnata, sedangkan tumbuhan paku yang hidup ditanah berair disebut Marsilea sp.

Lebih lengkap berikut ini beberapa manfaat tumbuhan paku yang penting untuk kita ketahui.

- Bahan Baku Obat-obatan

Hampir semua jenis tumbuhan paku bermanfaat untuk pengobatan. Salah satunya tumbuhan paku ekor kuda atau disebut Equisetum, jenis tumbuhan paku ini secara medis mempunyai fungsi sebagai diuretic. Diuretic sendiri perannya cukup besar untuk memperlancar pengeluaran urine sekaligus membantu detoksifikasi pada ginjal. Disamping itu paku ekor kuda ini juga berfungsi sebagai Selaginella atau obat luka sehingga mampu mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan luka terbuka.

- Bahan Makanan

Salah besar jika ada yang beranggapan semua jenis tumbuhan paku mengandung racun dan tidak layak dikonsumsi. Jenis tumbuhan paku Marsilea Crenata atau lebih familiar disebut semanggi justru memiliki kandungan nutrisi lengkap dan aman untuk dikonsumsi. Begitu juga dengan tumbuhan paku garuda atau Pteridium Aqualinum juga mempunyai fungsi yang sama.

- Bahan Pupuk Hijau

Selain bahan obat dan makanan, beberapa jenis tumbuhan paku juga bisa diolah sebagai bahan baku pupuk hijau. Contohnya adalah jenis Azolla Pinnata, tumbuhan paku yang satu ini ternyata mampu bersimbiosis dengan Anabaena Azollae (sejenis ganggang biru) yang sanggup mengikat N2 atau gas nitrogen bebas.

- Tanaman Hias

Jenis tumbuhan paku yang biasa dimanfaatkan untuk tanaman hias adalah jenis Adiantum atau disebut suplir. Jenis tumbuhan paku untuk hiasan lainnya yaitu Platycerium (disebut tumbuhan paku tanduk rusa), Asplenium Nidus (disebut tumbuhan paku sarang burung), juga jenis Alsophila Glauca serta Nepholepism.

Terlepas dari beberapa manfaat tumbuhan paku diatas, ada beberapa jenis dari tumbuhan ini yang konon sangat merugikan kehidupan manusia terutama bagi petani. Nah, dalam hal ini kita harus cermat memilih mana tumbuhan paku yang bermanfaat kemudian memaksimalkannya untuk kehidupan kita sehari-hari.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel